Langsung ke konten utama

Presentasi Pengembangan e- learning dalam pembelajaran kimia



E-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain (Hartley, 2001). E-learning membuat pembelajaran dapat lebih terbuka dan fleksibel. Pembelajaran dapat terjadi kapan saja, dimana saja, dan dengan siapa saja. Salah satu media yang dikembangkan untuk menunjang pembelajaran secara online adalah program LMS (Learning Management System). Menurut Yasar dan Adiguzel (2010), Learning Management System (LMS) adalah suatu pengelolaan pembelajaran yang mempunyai fungsi untuk memberikan sebuah materi belajar, mendukung kolaborasi, menilai kinerja peserta didik, merekam data peserta didik, dan menghasilkan laporan yang berguna untuk memaksimalkan efektifitas dari sebuah pembelajaran. Selain materi ajar, skenario pembelajaran perlu disiapkan dengan matang untuk mengundang keterlibatan peserta didik secara aktif dan konstruktif dalam proses belajar mereka (Hasbullah, 2009).
Dalam presentasi ini, pertama saya membuat vidio kemudian saya upload ke akun youtube saya dan kemudian saya kirim link tersebut ke grup whatsapp yang telah saya buat sebelumnya. Dalam grup ini diharapkan siswa dapat memahami materi mengenai mekanisme reaksi substitusi nukleofilik. Anggota yang saya rekrut dalam grup tersebut adalah sebagai siswa yang harus mempelajari materi yang saya berikan  dan dapat memberikan pertanyaan ataupun tanggapan terhadap materi yang diajarkan.

PERMASALAHAN
1.      Apakah kekurangan dari pembelajaran e-learning yang saya buat?
2.      Apakah e-larning yang saya buat cocok diterapkan dalam pembelajaran skala besar?
3.      Seberapa besar peran guru dalam pembelajaran e-learning ini?



Berikut adalah link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=fHUgD3LP2CQ



Komentar

Unknown mengatakan…
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang no.2, menurut saya e-learning yang saudara buat ini masih belum cocok digunakan untuk pembelajaran skala besar. karena siswa pasti kurang mengerti, tetapi jika pembelajarannya masih skala kecil,apabila masih ada yg belum dipahami, siswa akan lebih gampang bertanya kepada si pengajar.sehingga siswanya akan lebih mengerti.
yulinda mengatakan…
saya ingin menanggapi pertanyaan nomor 3, seberapa besar peran guru didalam e-learning?, menurut saya didalam e-learning guru berpesan sangat besar, karena guru bisa dikatan sebagai mentor yang mengatur jalannya pembelajaran walaupun tidak dalam tatap muka, jadi sebenarnya peran guru disini sama dengan peran guru didalam kelas.
Unknown mengatakan…
Saya mau menanggapi permasalah no.3
Gurulah yang bisa melihat sejauh mana jangkauan pemahaman setiap siswanya, guru juga yang mengarahkan dan sebagai penengah selama proses pembelajaran atau diskusi berjalan dan guru juga yang yang memberikan penguatan materi apabila anak mengalami kebingunan dalam memahami pembelajaran
NIDA UL AZMI mengatakan…
Peran guru dalam proses belajar mengajar meliputi banyak hal seperti untuk permasalahan no 3 peran guru sebagai pengajar, manajer kelas, supervisor, motivator, konsuler, eksplorator, dsb. peran yang dianggap paling dominanadalah:
1)Demonstrator
2) Manajer/pengelola kelas
3) Mediator/fasilitator
4) Evaluator
jadi walaupun pembelajaran dilakukan secara e learning tidak memungkiri bergesernya peran guru sebagai pengajar, jadi peran guru disini sangat besar baik sebagai fasilitator, evaluator dan pengelola kelas online.
Arifahrachel mengatakan…
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Arifahrachel mengatakan…
Arifahrachel berkata...
Saya menanggapi permasalahan nomor 1 mengenai kekurangan e-learning yang anda buat. Untuk video penjelasan materinya sudah cukup baik hanya saja fokus kamera yang merekam tidak perlu dirubah-rubah posisi (dijauh-dekatkan), karena hal itu agak mengganggu. Saran saya kamera harus fokus ke papan tulis sepenuhnya dengan wajah yang menjelaskan, jangan terlalu jauh. Lalu papan tulis yang digunakan sebaiknya bersih agar tidak mengganggu. Dan untuk diskusi dalam whatsapp saya rasa sudah bagus
Intan Aulia Sari mengatakan…
baiklah saya akan menjawab permasalahan nomor 3.
bahwa peran guru disini sangat besar, karena peran guru disini sangat menentukan apakah siswa tersebut menjadi aktif ataupun pasif. dengan menciptakan suasana diskusi di dalam e-learning, pemberian tugas, quiz maupun evaluasi sangat menentukan keaktifan murid tersebut. jadi peran guru di sini adalah sangan penting untuk menciptakan suasana kelas yang baik.
Nurul Amini mengatakan…
baiklah saya akan menjawab permasalahan nomor 3 yang mana guru sangat berperan besar dalam e-learning dimana guru yang akan mengatur siswa dan menarik siswa agar tertarik untuk pembelajaran ini.
Peran guru disini harus benar-benar menjelaskan dengan teliti dikarenakan e-learning dilakukan pada jarak jauh, sehinngga harus benar-benar mengetahui apakah peserta didik mengerti atau tidak mengenai materi yang diajarkan
Unknown mengatakan…
Saya akan menanggapi permasalahan no. 1 menurut saya kekurangan dari e-learning yang anda buat adalah seharusnya sebelum menyampaikan materi guru harus menyampaikan tujian yang ingin di capai dalam pembelajaran ini agar siswa bisa mengetahui apa yang harus di capai dalam pembelajatan, guru juga harus mememberikan evaluasi di akhir pembelajaran.
Gita Sitepu mengatakan…
saya akan menjawab pertanyaan no 3
Menurut Drs. H. Abu Ahmadi dan Drs. Widodo Supriyono, peran guru dalam proses belajar berpust pada :
a) Mendidik anak dengan memberikan pengarahan dan motivasi untuk mencapai tujuan, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang;
b) Memberi fasilitas, media, pengalaman belajar yang memadai;
c) Membantu mengembangkan aspek-aspek kepribadian siswa, seperti sikap, nilai-nilai, dan penyesuaian diri.

Demikianlah dalam proses belajar mengajar, guru tidak terbatas hanya menyampaikan ilmu pengetahuan saja akan tetapi lebih dari itu, ia bertanggung jawab akan keseluruhan perkembangan kepribadian murid. Ia harus mampu menciptakan proses belajar yang sedemikian rupa, sehingga dapat merangsang murid untuk belajar aktif dan dinamis dalam memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan.
Mengingat peranannya yang begitu penting, maka guru dituntut untuk memiliki pemahaman dan kemampuan secara komprehensif tentang kompetensinya sebagai pendidik.
Unknown mengatakan…
menanggapi permasalahan yang kedua, saya rasa kurang efektif untuk membuka kelas skala besar di WA karna nanti pertanyaan yg terlalu banyak, bagaimana akan menjawab semuanya. takutnya malah tertimbu, untuk membuat e-learning skala besar diperlukan sistem server yang sudah otomatis dan dapat mendata pertanyaan yang masuk dan pembagian tutor yg ada disana juga harus banyak. salah satu contoh quipper.
asha mengatakan…
saya akan menanggapi permasalahan saudara dimana Seberapa besar peran guru dalam pembelajaran e-learning ini
guru sangat berperan penting dalam Pembelajaran E-learning dimana guru mampu mengontrol jalannya pembelajaran dan memasitikan tujuan dari pembelajaran, dan guru juga berfunsi sebai tutor maupun pemonitor jalannya sebuah diskusi ataupun pembelajaran
Unknown mengatakan…
Dari permasalahan nomor 3 yang sudara buat
Peran guru harus lebih aktif dan kreatif
Dimana media pembelajaran disini adalah internet
Jadi guru harus memahami dulu penggunaan internet dengan baik
Sehingga pada saat menjelaskan kepada siswa,guru tidak kesulitan dalam penjelasannya
Unknown mengatakan…
Saya akan menjwab permasalahan Anda yang kedua dimana media Ini kurang cocok untuk diajarkan dalam skala besr karena akan Jadi penumpukan chat sehingga baik pengajar maupun muridnya akan bingung serta akan banyak waktu yang dibutuhkan pada pembelajaran e-learning INI. Mungkin untuk aplikasi INI kurang tepat jika dilakukan untuk sekala besar.
Unknown mengatakan…
Menanggapi permasalhan terkait apakah e-larning yang kamu buat cocok diterapkan dalam pembelajaran skala besar. Menurut saya tidak cocok. Karena jika kamu menggunakan aplikasi berupa WhatsApp dalam skala besar, kamu akan kesulitan dalam mengontrol siswa-siswa kamu. yaa semaksimal mungkin ada 6 orang jika kamu menggunakan pembelajaran elektrokik menggunakan WA.
Enda damanik mengatakan…
Menurut saya larning yang saya buat cocok diterapkan dalam pembelajaran skala besar sebenarnya bisa aja asalkan semua peserta didik paham dalam mengoperasikannya dan mempunyai alat yang dipakai dan juga guru harus lebih mengontrol aktivitas siswanya